Selasa, 17 Februari 2015

jurnal penyesuian

Siklus Akuntansi Jasa-Gitosmangi

E. JURNAL PENYESUAIAN
Jurnal penyesuaian dibuat pada akhir periode akuntansi setelah penyusunan Neraca Saldo dan sebelum penyusunan kertas kerja (worksheet). Jurnal penyesuaian dibuat untuk menyesuaikan angka-angka yang tersebut dalam neraca saldo agar dapat menggambarkan keadaan yang sebenarnya sesuai dengan tuntutan dalam penyajian laporan keuangan. Akun-akun yang biasanya memerlukan jurnal penyesuaian antara lain sebagai berikut.


1. Beban yang Masih Harus Dibayar
Apabila pada akhir periode terdapat beban yang ditanggung perusahaan, tetapi karena kondisi tertentu sehingga belum bisa dibayar maka akan dicatat sebagai Utang. Ayat jurnal penyesuaian untuk transaksi tersebut adalah :

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Beban ………. Utang ………. - -Rp xxxx Rp xxxx
Contoh :
Pada tanggal 31 Desember 2005 diketahui ada tagihan listrik yang karena sesuatu hal belum bisa dibayar sebesar Rp 150.000.
Analisis :

􀂃 Beban Listrik bertambah Rp 150.000,- (Debet)

􀂃 Karena belum dibayar maka Utang pembayaran listrik bertambah Rp 150.000,- (Kredit)
Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Des 31 Beban Listrik Utang Listrik Rp 150.000 - - Rp 150.000










2. Pendapatan yang Masih Harus Diterima Apabila pada akhir periode terdapat pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tetapi karena kondisi tertentu sehingga belum diterima maka akan dicatat sebagai Piutang. Ayat jurnal penyesuaian untuk transaksi tersebut adalah :

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Piutang ………. Pendapatan ……….
Rp xxxx Rp xxxx

3. Penurunan Nilai Aktiva

a. Setiap akhir periode, Aktiva Tetap yang dimiliki perusahaan akan diturunkan nilainya sebagai akibat dari pemakaian ataupun bertambahnya umur aktiva tersebut. Penurunan nilai aktiva akan diakui sebagai Beban Penyusutan. Ayat jurnal penyesuaian untuk transaksi tersebut adalah :

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Beban Penyusutan ………. Akumulasi Penyusutan ……….
- Rp xxxx Rp xxxx




Contoh :
Pada tanggal 31 Desember 2005 diketahui Kendaraan operasional perusahaan disusutkan nilainya Rp 200.000.
Analisis :

􀂃 Beban Penyusutan kendaraan bertambah Rp 200.000,- (Debet)

􀂃 Akumulasi Penyusutan Kendaraan bertambah Rp 200.000,- (Kredit)
Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Des 31 Beban Penyusutan Kendaraan Akumulasi Peny. Kendaraan Rp 200.000                               – Rp 200.000 Rp 200.000







b. Untuk jenis aktiva yang sifatnya akan habis terpakai karena digunakan untuk usaha seperti Perlengkapan. Berkurangnya perlengkapan sejumlah yang habis terpakai akan diakui sebagai Beban Perlengkapan. Ayat jurnal penyesuaian untuk transaksi tersebut adalah :

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Beban Perlengkapan Perlengkapan Rp xxxx - - Rp xxxx Rp xxxx
Contoh :
Pada Neraca Saldo per 31 Desember 2005 diketahui akun Perlengkapan Rp 800.000,- (Debet) setelah dilakukan pemeriksaan ternyata perlengkapan yang ada sebesar Rp 300.000,-
Analisis :

􀂃 Perlengkapan di Neraca Saldo sebesar Rp 800.000,-. Setelah dilakukan pengecekan jumlah perlengkapan yang sebenarnya Rp 300.000, maka perlengkapan harus dikurangi Rp 500.000,- artinya Perlengkapan berkurang Rp 500.000 (Kredit).

􀂃 Perlengkapan berkurang untuk kegiatan usaha maka diakui sebagai Beban Perlengkapan, artinya Beban Perlengkapan bertambah Rp 500.000 (Debet).
Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Des 31 Beban Perlengkapan Perlengkapan Rp 500.000 Rp.500.000 - Rp 500.000







4. Beban Dibayar di Muka Setiap akhir periode, pembayaran yang telah dilakukan di muka akan disesuaikan dengan pemakaiannya. Penyesuaian untuk beban di bayar dimuka dapat dicatat sebagai aktiva ataupun sebagai beban, tergantung pada saat pencatatan awal transaksi (Jurnal Umum). Tujuannya untuk memisahkan jumlah beban yang harus diakui sekarang dan jumlah yang masih sebagai Aktiva (…….. dibayar dimuka).

2 Siklus Akuntansi Jasa-Gitosmangi

a. Jika pada saat pencatatan awal transaksi diakui sebagai aktiva (terlihat di Neraca Saldo akun ………. Dibayar di Muka) maka penyesuaian untuk transaksi tersebut adalah :

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Beban ………. ……… Dibayar di Muka Rp xxxx - - Rp xxxx Rp xxxx
Contoh :
Pada Neraca Saldo per 31 Desember 2005 diketahui Akun Sewa dibayar dimuka Rp 600.000,- (Debet). Diperoleh keterangan bahwa pembayaran sewa tersebut untuk masa sewa 6 bulan mulai bulan September 2005.
Analisis :
Sewa per bulan 100.000= 6.000.000
6
􀂃 Pada akhir Desember 2005 berarti sewa yang sudah dijalani 4 bulan (Sep – Des) sehingga sewa dibayar dimuka yang sebenarnya hanya untuk 2 bulan (Jan – Peb) karena belum dijalani sewanya. Dari perhitungan di atas jumlah sewa dibayar dimuka sebenarnya Rp 200.000 (2 bulan) bukan Rp 600.000,- maka sewa dibayar dimuka harus dikurangi Rp 400.000,- artinya Sewa Dibayar Dimuka berkurang Rp 400.000,- (Kredit).

􀂃 Sedangkan sewa yang sudah dijalani 4 bulan senilai Rp 400.000 harus diakui sebagai Beban Sewa, artinya Beban Sewa bertambah Rp 400.000,- (Debet).

Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah sebagai berikut :
Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Des 31 Beban Sewa Sewa Dibayar Dimuka Rp 400.000 - - Rp400.000









b. Jika pada saat pencatatan awal transaksi diakui sebagai Beban (terlihat di Neraca Saldo akun Beban …………) maka penyesuaian untuk transaksi tersebut adalah :

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
……… Dibayar di Muka Beban ………. Rp xxxx - - Rp xxxx Rp xxxx
Contoh :
Pada Neraca Saldo per 31 Desember 2005 diketahui Akun Beban Sewa Rp 600.000,- (Debet). Diperoleh keterangan bahwa pembayaran sewa tersebut untuk masa sewa 6 bulan mulai bulan September 2005.
Analisis :
Sewa per bulan 600.000 =100.000
6


􀂃 Pada akhir Desember 2005 berarti sewa yang sudah dijalani selama 4 bulan (sep – Des) sehingga Beban sewa yang sebenarnya hanya untuk 4 bulan. Dari perhitungan di atas jumlah beban sewa sebenarnya Rp 400.000 (4 bulan) bukan Rp 600.000,- maka beban sewa harus dikurangi Rp 200.000,- artinya Beban Sewa berkurang Rp 200.000,- (Kredit).

􀂃 Sedangkan sewa yang belum dijalani 2 bulan senilai Rp 200.000 harus diakui sebagai Sewa Dibayar Dimuka, artinya Sewa Dibayar Dimuka bertambah Rp 200.000,- (Debet).

Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah sebagai berikut :
Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Des 31 Sewa Dibayar Dimuka Beban Sewa Rp 200.000 - - Rp 200.000








5. Pendapatan Diterima di Muka Setiap akhir periode, pendapatan yang telah di terima di muka akan disesuaikan dengan pengakuannya. Penyesuaian untuk pendapatan diterima dimuka dapat dicatat sebagai Utang ataupun sebagai Pendapatan, tergantung pada saat pencatatan awal transaksi (Jurnal Umum). Tujuannya untuk memisahkan jumlah pendapatan yang harus diakui sekarang dan jumlah yang masih sebagai Utang (pendapatan diterima dimuka).

a. Jika pada saat pencatatan awal transaksi diakui sebagai Utang (terlihat di Neraca Saldo akun ………. Diterima di Muka) maka penyesuaian untuk transaksi tersebut adalah :



Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
……… Diterima di Muka Pendapatan ………. Rp xxxx - Rp xxxx

Contoh :
Pada tanggal 31 Desember 2005 diketahui akun Pendapatan Diterima Dimuka Rp 300.000,-. (Kredit). Diperoleh informasi bahwa pendapatan tersebut untuk penyelesaian jahitan atas 10 jahitan celan dengan tarif Rp 30.000,- per celana. Per 31 Desember sudah 8 celana yang selesai dijahit.
Analisis :

􀂃 Pendapatan diterima dimuka Rp 300.000,-. Pendapatan diterima dimuka diakui untuk pekerjaan menjahit yang belum selesai yaitu hanya untuk 2 celana sebesar Rp 60.000 (2 x Rp 30.000). Jadi pendapatan diterima dimuka bukan Rp 300.000,- tetapi sebesar Rp 60.000,- maka pendapatan diterima dimuka harus dikurangi Rp 240.000, artinya Pendapatan Diterima Dimuka berkurang Rp 240.000,- (Debet)

􀂃 Sedangkan untuk jahitan yang selesai yaitu untuk 8 celana sebesar Rp 240.000,- (8 x Rp 30.000) harus diakui sebagai pendapatan, artinya Pendapatan bertambah Rp 240.000,- (Kredit)

Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Des 31 Pendapatan Diterima di Muka Pendapatan Jahit Rp 240.000 - Rp 240.000









b. Jika pada saat pencatatan awal transaksi diakui sebagai Pendapatan (terlihat di Neraca Saldo akun Pendapatan ……….) maka penyesuaian untuk transaksi tersebut adalah:

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Pendapatan ………. …….. Diterima di Muka Rp xxxx - - Rp xxxx Rp xxxx

Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Des 31 Pendapatan jahit Pendapatan Diterima Dimuka Rp 60.000 - - Rp60.000







Pada contoh pembahasan kita sebelumnya, Neraca Saldo per 31 Mei 2005 di perusahaan ALI TAILOR, sebagai berikut :
“ALI TAILOR”
NERACA SALDO
31 Mei 2006
Kode Akun Akun DEBIT KREDIT
111 Kas 3.320.000
112 Piutang Usaha 300.000
113 Perlengkapan Jahit 1.000.000
114 Sewa Dibayar Dimuka 1.200.000
121 Peralatan Jahit 1.500.000
201 Utang Usaha 400.000 400.000
202 Utang Bank 1.800.000 1.800.000
301 Modal Tn. Ali 4.000.000 4.000.000
302 Prive Tn. Ali 400.000
401 Pendapatan Jahit 2.000.000 2.000.000
501 Beban Gaji 200.000
502 Beban Administrasi 250.000
503 Beban Bunga 30.000
Jumlah 8.200.000           8.200.000






Misalnya sebelum disusun laporan keuangan per 31 Mei 2006 Tn. Ali melakukan pengecekan ulang dan diperoleh informasi sebagai berikut :

a. Perlengkapan jahit yang ada senilai Rp 850.000,-

b. Sewa dibayar dimuka sebesar Rp 1.200.000 untuk jangka waktu 3 bulan terhitung mulai tanggal 2 Mei 2006.

c. Peralatan disusutkan nilainya sebesar Rp 100.000,-

d. Karena kelalaian, tagihan listrik bulan Mei 2006 Rp 70.000 belum dibayar.

e. Pembayaran gaji 2 minggu sekali tiap hari Sabtu, sekarang tanggal 31 Mei 2004 tepat hari Rabu dan gaji dibayar hari sabtu tanggal 3 Juni 2004. Sehingga gaji karyawan terhitung Rp 150.000,- belum bisa dibayarkan.
Dari informasi penyesuaian di atas, analisis dan jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

a. Perlengkapan jahit yang ada senilai Rp 850.000,-
Analisis :

􀂃 Perlengkapan di Neraca Saldo sebesar Rp 1.000.000,-. Setelah dilakukan pengecekan jumlah perlengkapan yang sebenarnya Rp 850.000, maka perlengkapan harus dikurangi Rp 150.000,- artinya Perlengkapan berkurang Rp 150.000 (Kredit).

􀂃 Perlengkapan berkurang untuk kegiatan usaha maka diakui sebagai Beban Perlengkapan bertambah, artinya Beban Perlengkapan bertambah Rp 150.000 (Debet).

Jadi Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah :
Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Mei 31 Beban Perlengkapan Perlengkapan Rp 150.000 - Rp150.000









b. Sewa dibayar dimuka sebesar Rp 1.200.000 untuk jangka waktu 3 bulan terhitung mulai tanggal 2 Mei 2006. Analisis :
Sewa dibayar dimuka di Neraca Saldo Rp 1.200.000,- untuk masa sewa 3 bulan. Perhitungan sewa per bulan yaitu

Sewa per bulan 1.200.000== 400.000
3
􀂃 Pada akhir Mei 2005 berarti sudah 1 bulan sewa sudah dijalani sehingga sewa dibayar dimuka yang sebenarnya bukan untuk 3 bulan lagi tapi tersisa hanya untuk 2 bulan. Dari perhitungan di atas jumlah sewa dibayar dimuka sebenarnya Rp 800.000 (2 bulan), maka sewa dibayar dimuka harus dikurangi Rp 400.000,- artinya Sewa Dibayar Dimuka berkurang Rp 400.000,- (Kredit).

􀂃 Sewa yang sudah dijalani 1 bulan senilai Rp 400.000 harus diakui sebagai Beban Sewa, artinya Beban Sewa bertambah Rp 400.000,- (Debet).

Jadi Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah :
Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Mei 31 Beban Sewa Sewa Dibayar Dimuka Rp 400.000 - Rp400.000









c. Peralatan disusutkan nilainya sebesar Rp 100.000,- Analisis :

􀂃 Beban Penyusutan Peralatan Jahit Bertambah Rp 100.000,- (Debet).

􀂃 Akumulasi Penyusutan Peralatan Jahit bertambah Rp 100.000,- (Kredit).

Jadi Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah :
Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Mei 31 Beban Penyusutan Peralatan Akum. Penyusutan Peralatan Rp 100.000 - - Rp100.000









d. Karena kelalaian, tagihan listrik bulan Mei 2006 Rp 70.000 belum dibayar Analisis :

􀂃 Beban Listrik bertambah Rp 70.000,- (Debet).

􀂃 Karena Belum di bayar maka Utang Listrik bertambah Rp 70.000,- (Kredit)

Jadi Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah :
Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Mei 31 Beban Listrik Utang Listrik Rp 70.000 - Rp70.000









e. Pembayaran gaji 2 minggu sekali tiap hari sabtu Rp 200.000,- sekarang tanggal 31 Mei 2004 tepat hari Rabu dan gaji dibayar hari Sabtu tanggal 3 Juni. Sehingga gaji karyawan bulan Mei terhitung Rp 150.000,- belum bisa dibayarkan. Analisis :

􀂃 Beban Gaji bertambah Rp 150.000,- (Debet).

􀂃 Karena belum di bayar maka Utang Gaji bertambah Rp 150.000,- (Kredit)

Jadi Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah :
Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Mei 31 Beban Gaji Utang Gaji Rp 150.000 - Rp 150.000









Maka jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut:

“ALI TAILOR”
JURNAL PENYESUAIAN
Per 31 Mei 2006
Halaman : 01
Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Mei 31 Beban Perlengkapan Perlengkapan 113 Rp 150.000 - - Rp 150.000
31 Beban Sewa Sewa Dibayar Dimuka 114 Rp 400.000 - - Rp 400.000
31 Beban Penyusutan Peralatan Akum. Penyusutan Peralatan Rp 100.000 - Rp 100.000
31 Beban Listrik Utang Listrik Rp 70.000 - Rp 70.000
31 Beban Gaji Utang Gaji Rp 150.000 - Rp 150.000









macam macam akutansi

MACAM-MACAM AKUNTANSI



v  Akuntansi Keuangan
Adalah akuntansi yang berhubungan dengan pencatatan transaksi keuangan. Hasil akuntansi keuangan adalah Laporan rugi/laba, Laporan perubahan modal, Neraca, Laporan perubahan posisi keuangan, catatan atas laporan keuangan. Dalam penyusunan laporan keuangan harus sesuai dengan prinsip akuntansi.

v  Akuntansi Manajemen
Adalah akuntansi yang memberikan informasi baik keuangan (kuantitatif) maupun bukan keuangan (kualitatif), untuk kepentingan manajemen perusahaan. Bidang ini bermanfaat untuk pengambilan keputusan dan pengendalian operasi perusahaan.

Macam-macam akuntansi yang lain :
1.     Akuntansi Biaya
2.    Akuntansi Pemerintah
3.    Akuntansi Internasional
4.    Akuntansi Pemeriksaan
5.    Akuntansi Perpajakan
6.    Akuntansi Peranggaran


Macam-macam Akuntan

·         Akuntan Privat/Intern/Manajemen
Adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan/organisasi tertentu, bertugas menjalankan fungsi akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen,

·         Akuntan Publik/Extern
Adalah akuntan yang menjalankan fungsi pemeriksaan secara bebas (independen) terhadap laporan keuangan perusahaan dan organisasi lain. Hasil laporan keuangan dinyatakan dalam laporan akuntansi yang berisi pendapat tentang kewajaran/kelayakan laporan keuangan yang di periksanya.

·         Akuntan Pemerintah
Adalah akuntan yang bekerja di lembaga pemerintah. Misalnya : di BPK, Dirjen Pajak, BPKP dll.

·         Akuntan Pendidik
Adalah akuntan yang bekerja di lembaga pendidikan untuk mengajar, melakukan riset dan mengembangkan pengetahuan akuntansi.

belajar akutansi

Belajar Akutansi


 
 
 
 
Kegiatan apapun yang berhubungan dengan dengan keuangan pasti juga akan berhubungan dengan akuntansi. Karena menurut Komite Penyusunan Prinsip Akuntansi yang dibentuk oleh American Institute of Certified Public Accountant (AICPA), Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan dan peringkasan transaksi dan kejadian yang bersifat keuangan dengan cara yang berdaya guna dan dalam bentuk satuan uang, dan penginterpretasian hasil proses tersebut. Jadi, dari definisi tersebut bisa disimpulkan bahwa siapapun yang hidupnya berhubungan dengan uang harus bisa menguasai akuntansi walaupun dalam bentuk pencatatan akuntansi sederhana. Mungkin bagi sebagian besar orang menganggap bahwa akuntansi adalah sebuah ilmu rumit yang tidak mudah dipelajari. Padahal sebenarnya tidak. Kita bisa belajar akuntansi dengan mudah bila kita mengetahui tips dan trik belajar akuntansi.
 
Berikut ini adalah cara mudah belajar akuntansi:
 
  • Langkah awal yang harus dilakukan adalah mempelajari prinsip dasar akuntansi seperti pinsip debit, prinsip kredit, dll. Itu adalah kunci utama dalam belajar akuntansi. Kuasai betul prinsip dasar akuntansi terlebih dahulu sebelum melangkah ke step selanjutnya. Karena bila kita baru menguasai setengah - setengah dan langsung belajar ke step selanjutnya, yang terjadi adalah kita akan kebingungan dan malah akan mempersulit kita untuk menguasai akuntansi.
  • Selalu mengasah pola pikir dengan logika. Seperti layaknya ilmu matematika yang berhubungan dengan logika, akuntansi juga demikian. Banyak hal - hal dalam akuntansi yang harus dipecahkan dengan menggunakan logika. Oleh karena itu, kita harus bisa emmbiasakan diri untuk berfikir secara logika.
  • Mulai membiasakan diri untuk membuat catatan kecil keuangan. Ini adalah salah satu bentuk latihan / belajar yang paling praktis dan sangat membantu kita dalam belajar akuntansi. 
  • Setelah kita menguasai prinsip dasar ekonomi, terbiasa berfikir dengan logika, dan terlatih dalam membuat catatan kecil keuangan, maka langkah selanjutnya adalah kita bisa belajar tentang bentuk - bentuk laporan keuangan, seperti: neraja, laporan laba/rugi, dll.
  • Kemudian langkah terakhir dalam belajar akuntansi adalah kita harus selalu mengembangkan kemampuan akuntansi kita dengan sering praktek serta membaca buku-buku tentang perkembangan ilmu akuntansi.

manfaat akutansi

MANFAAT AKUTANSI 

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam Perusahaan organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai “bahasa bisnis”. Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan
Fungsi Akuntansi
Setiap sistem utama akuntansi akan melaksanakan lima fungsi utamanya yaitu
a. Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan
b. Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.
c. Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.
d. Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga.

Selama akan ada orang di dunia ini, akan ada bisnis, dan selama ada bisnis, akan ada akuntansi. Akuntansi terlibat dalam hampir segala sesuatu dalam hidup kita apakah kita tahu atau tidak, dan pentingnya kadang-kadang bisa dilupakan. Semuanya kebutuhan akuntansi. Dari topi baseball yang Anda pakai, untuk makanan yang Anda makan, ke perusahaan tempat Anda bekerja, atau bahkan musik yang Anda dengar di radio, akuntansi dibutuhkan dan terlibat dalam semua hal langkah-langkah produksi atau operasi.
Sebuah tindakan akuntan, agregat dan laporan informasi keuangan yang diperlukan untuk kepentingan pengambilan keputusan oleh manajer organisasi, pemilik, investor, instansi pemerintah dan pengguna lainnya. Dari pernyataan sebelumnya, kita bisa melihat indikasi yang menunjukkan bagaimana akuntansi penting dalam karir. Semuanya kebutuhan akuntansi. Apakah Anda seorang dokter, atau pekerja kantor biasa, Anda masih perlu bermain dengan angka dan memperhitungkan biaya hal-hal yang Anda gunakan atau digunakan oleh orang lain. Tepat waktu dan akurat informasi mengenai operasi sangat penting untuk keberhasilan pada hari-hari baru-baru ini lingkungan bisnis berubah dengan cepat, dan akuntan adalah yang bertanggung jawab untuk fungsi bisnis kritis yang sebagian besar meskipun secara tidak langsung mempengaruhi karir kita dan kehidupan sehari-hari.
Dalam perspektif karir setiap pekerjaan harus hati-hati mengelola uang mereka, kas masuk dan keluar. Pekerjaan seperti kontraktor independen harus menganalisis berapa banyak pekerjaan akan biaya mereka dan berapa banyak mereka akan dikenakan biaya untuk pekerjaan itu. Mereka harus melacak semua biaya dan perkiraan agar tidak di bawah biaya dan untuk mengisi harga yang sesuai. Dalam bentuk yang paling sederhana, ini adalah akuntansi. Jika tidak akurat dilacak dan diperkirakan, bisnis yang kontraktor tidak akan keuntungan dan akhirnya keluar dari bisnis. Hal yang sama berlaku untuk bisnis besar, jika perusahaan atau perusahaan tidak akurat menangani operasi arus kas, tidak akan bertahan lama. karyawan hari ini Semakin banyak seperti sekretaris dan resepsionis yang diajarkan praktek akuntansi dasar untuk membantu bantuan akuntan dan untuk menjaga pembukuan yang tepat. Dengan cara ini para karyawan dapat mengatur item rendah pentingnya suatu usaha dan meninggalkan transaksi penting yang lebih tinggi untuk akuntan untuk menganalisa dan menafsirkan untuk keperluan pembuatan keputusan.
Dalam kehidupan seseorang, bisa kita katakan akuntansi akan mempromosikan gaya hidup yang lebih baik? Saya katakan, pasti ya. Pengelolaan dan pengendalian keuangan pribadi adalah subjek penting besar hari ini untuk orang. Dalam dunia yang kita hidup di hari ini, hampir tidak ada satu orang pun yang hidup tanpa utang tunggal dalam hidup mereka. Hutang mulai dari kartu kredit, cicilan mobil, hipotek, dan sebagainya, seseorang dapat menemukan diri mereka terjebak dalam kesulitan ekonomi yang dalam beberapa kasus menghancurkan hidup dan telah menjadi panggilan bangun tidur bagi banyak orang. Tidakkah baik jika kita tahu persis di mana peningkatan dan penurunan yang datang dari dan pergi, masing-masing, apa pun tingkat detail yang Anda butuhkan? Tentu saja itu akan. Banyak dari kita menghabiskan tanpa banyak berpikir tentang dampak dari tindakan. Hal ini penting untuk tahu proporsi yang dibelanjakan untuk kebutuhan dasar dan kemewahan dan bagaimana untuk memiliki keseimbangan yang tepat di seluruh pengeluaran kita. Hidup tidak semudah berkendara di jalan dengan lampu lalu lintas dan tanda-tanda sepanjang jalan, tapi kita masih perlu sinyal keuangan dalam kehidupan kita apakah kita berada dalam fase nyaman atau pada tahap bahaya yang membutuhkan bantuan. Akuntansi dapat membantu orang mendeteksi bahaya ini. Jika tidak banyak, setidaknya dapat lakukan adalah memastikan bahwa hutang Anda berada di bawah kontrol dan dikelola.
Penanganan semua perhitungan akuntansi dapat membosankan dan mengganggu namun dapat membuat semua keuangan yang satu perbedaan itu. Anda dapat strategis merencanakan ke depan untuk menyimpan untuk pensiun Anda, dana kuliah anak Anda, atau mewah atau dua hari kemudian di jalan. Kita bisa melihat betapa pentingnya konsep ini dengan memperhatikan perusahaan saat ini yang beroperasi secara ketat keuangan menasihati. Dapat disimpulkan bahwa di era bahwa kita hidup di hari ini, Keluarga, dan pensiunan tergantung pada kredibilitas pelaporan keuangan untuk masa depan mereka dan mata pencaharian. Dengan tekanan keuangan sejumlah dalam kehidupan banyak orang, akuntansi dipandang sebagai penting dalam banyak hal yang hampir mustahil untuk hidup tanpa itu.

Senin, 09 Februari 2015

pengertian akutansi

Pengertian dan Definisi Akuntansi

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan.
Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.